Pesantren Ramadan Online AHQ–GSM: Pendampingan Ruhani Sebulan Penuh Menuju Jiwa Mutmainah


AHQNews - Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah momentum pulang ke dalam diri: membersihkan wajah batin, menenangkan jiwa, dan memperbaiki arah hidup bersama Allah SWT.
Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Asmaul Husna Quotient (AHQ) menghadirkan Pesantren Ramadan Online ‘Taman Jiwa’, sebuah program pendampingan ruhani intensif selama satu bulan penuh yang dirancang agar Ramadan benar-benar dihidupi, bukan sekadar dijalani. Program ini akan dibimbing langsung oleh Gus Salam YS, SE MM MPd bersama tim ustaz AHQ Center Indonesia.
Mengusung tema ‘Dari Nafsu Amarah Menuju Jiwa Mutmainnah Bersama Asmaul Husna’, Pesantren Ramadan Online Taman Jiwa menjadi ruang pembinaan batin yang terarah dan berkesinambungan. Peserta dibimbing melalui amalan harian yang terstruktur, mudah diikuti, dan sarat makna, sehingga setiap hari Ramadan menjadi proses transformasi diri.
“Ramadan adalah jalan pulang jiwa. Bukan soal banyaknya ibadah, tetapi bagaimana batin dibersihkan dan hati dituntun kembali kepada ketenangan,” menjadi ruh utama program ini.
Pendampingan Ruhani Harian yang Beradab dan Membumi
Berbeda kajian Ramadan pada umumnya, program ini menghadirkan pendampingan ruhani harian yang sistematis. Peserta tidak dibiarkan berjalan sendiri. Setiap materi dan amalan saling terhubung, menuntun jiwa secara bertahap dari fase amarah, taubat, ampunan, hingga kelembutan dan cahaya ketenangan.
Pesantren Ramadan Online ini terbuka untuk seluruh kalangan: member GSM, santri, maupun masyarakat umum. Baik yang sudah terbiasa mengaji, baru belajar, bahkan yang belum bisa mengaji sekalipun. Seluruh materi disusun dengan adab, pendekatan tasawuf, dan metode khas AHQ berbasis dzikir, tadabbur, serta transformasi diri melalui Asmaul Husna.
Program berlangsung selama 01–29 Ramadan 1447 H, dibagi ke dalam tiga fase sepuluh hari: kasih sayang, pengampunan, dan pembebasan jiwa menuju keberkahan serta kemuliaan. Peserta juga diarahkan mengoptimalkan malam-malam istimewa Ramadan, khususnya malam ke-17, 21, 23, dan 27, sebagai momentum kembali kepada fitrah.
Jawaban atas Kegelisahan Batin
Pesantren Ramadan Online Taman Jiwa ditujukan bagi siapa saja yang merasakan puasa melelahkan fisik, tetapi hati masih gelisah; ibadah tampak banyak, namun batin belum benar-benar tenang; atau hidup terlihat baik-baik saja, tetapi jiwa terasa kosong.
“Ramadan ini adalah saatnya berubah,” menjadi pesan yang terus digaungkan sepanjang program.
Dengan pendampingan intensif, peserta diharapkan tidak hanya masuk Ramadan dengan niat, tetapi keluar Ramadan dengan wajah jiwa yang baru—lebih tenang, lembut, dan tercerahkan.
Pemateri dan Fasilitas Program
Program ini dibimbing oleh Gus Salam YS selaku konseptor dan inovator AHQ, bersama para pemateri: Ustazah Utami Agus Yulianti, Ustaz Ahmad Muhlisoni, dan Ustaz Ahmad Yuana Sangaji. Materi yang disampaikan meliputi penyembuhan diri, penguatan jiwa, transformasi karakter, serta penerapan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh peserta akan mendapatkan rundown kegiatan, penugasan harian, serta akses gratis Kitab AHQ sebagai panduan pembelajaran. Biaya pendaftaran diperuntukkan sebagai sedekah jariyah, dimulai Rp199 ribu hingga unlimited untuk seluruh rangkaian program. Panitia juga memberikan kemudahan pembayaran secara bertahap.
Ketua AHQ Center Indonesia, Firman Prabutomo MSi menyampaikan, bahwa program ini merupakan bagian dari syiar besar AHQ dalam mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai taman jiwa—ruang penyembuhan, pencerahan, dan penguatan diri.
Dengan bimbingan yang terstruktur dan pendampingan yang beradab, Pesantren Ramadan Online Taman Jiwa diharapkan menjadi jalan lahir kembali bagi peserta sebagai pribadi yang lebih damai, lebih sadar, dan lebih dekat dengan Allah SWT. Ramadan bukan hanya dijalani, tetapi dihidupi. (AHQ)

