Pesan Cinta dari Gus Salam YS

Renungan Cinta, Perjuangan, dan Keyakinan

CINTA itu tidak cukup hanya dirasakan, cinta harus diperjuangkan, harus dikorbankan, dan harus dijaga dengan harapan serta keyakinan.

Lihatlah bagaimana seorang ibu, Bunda Siti Hajar, dalam kesendirian di tengah padang yang tandus, tanpa manusia, tanpa air, tanpa kepastian. Namun ia tidak menyerah, karena ia yakin, Allah tidak akan meninggalkannya.

Dengan penuh cinta kepada anaknya, ia berlari, dari Shafa ke Marwah, bolak-balik tanpa lelah.

Bukan karena ia tahu hasilnya, tetapi karena ia yakin, Allah melihat usahanya, dan di saat manusia mungkin sudah putus asa, di situlah Allah menunjukkan kuasaNya. Air Zamzam pun memancar, sebagai bukti bahwa Allah tidak pernah meninggalkan hambaNya.

Dari sini kita belajar, bahwa cinta butuh perjuangan, perjuangan butuh pengorbanan, pengorbanan butuh kesabaran, dan semua itu harus dijaga dengan keyakinan.

Maka teruslah berjuang, jangan berhenti di tengah jalan.

Teruslah melangkah dalam perjalanan GSM Level 1 sampai Level 4, karena di sanalah engkau akan menemukan sesuatu yang selama ini engkau cari, bukan hanya ilmu, tetapi kesadaran tentang siapa dirimu yang sebenarnya.

Kesadaran tentang karakter ruhani dirimu, yang dibangun melalui cahaya Asmaul Husna Quotient (AHQ).

Percayalah, akan ada satu titik dalam perjalanan ini, di mana engkau tidak mampu lagi menahan air mata, bukan karena sedih, tetapi karena bersyukur.

Bersyukur karena Allah menunjukkan jalan, bersyukur karena Allah tidak meninggalkanmu, dan bersyukur karena engkau akhirnya menemukan cinta, pengorbanan, perjuangan, dan harapan dalam perjalanan ini.

Maka jangan berhenti…

karena bisa jadi, engkau sudah sangat dekat dengan titik di mana Allah akan membuka semuanya.

Dariku…yang diam-diam mendoakan kalian…

agar suatu hari… kalian benar-benar dipertemukan

dengan cinta yang hakiki… bersama Ilahi.

Gus Salam YS